← Kembali ke Blog Tips Website

Dark Mode di Website: Perlu atau Sekadar Tren?

2 September 2026 · 4 menit baca

Dark mode (mode gelap) makin sering ditemukan di berbagai aplikasi dan website, dan banyak pemilik bisnis mulai bertanya-tanya apakah website mereka juga perlu fitur ini. Sebelum ikut-ikutan menambahkan, ada baiknya memahami dulu manfaat dan pertimbangan sebenarnya di balik fitur ini.

Apa Itu Dark Mode

Dark mode adalah tampilan alternatif website dengan latar belakang gelap (biasanya hitam atau abu gelap) dan teks terang, berbeda dengan tampilan default yang biasanya latar terang dengan teks gelap. Biasanya pengunjung bisa beralih antara mode terang dan gelap sesuai preferensi mereka.

Manfaat Dark Mode

Mengurangi kelelahan mata di kondisi minim cahaya. Buat pengunjung yang browsing di malam hari atau ruangan gelap, dark mode bisa terasa lebih nyaman di mata dibanding tampilan terang yang mencolok.

Menghemat baterai di beberapa perangkat. Untuk layar OLED (umum di smartphone modern), menampilkan warna hitam sebenarnya menggunakan lebih sedikit daya dibanding warna putih, jadi dark mode bisa sedikit menghemat baterai.

Kesan modern dan estetik. Beberapa audiens, terutama yang lebih familiar dengan teknologi, menganggap dark mode sebagai fitur yang stylish dan up-to-date.

Preferensi personal. Sebagian orang memang lebih suka tampilan gelap secara umum, terlepas dari kondisi pencahayaan sekitar.

Pertimbangan Sebelum Menambahkan Dark Mode

Kompleksitas development tambahan. Menambahkan dark mode berarti perlu mendesain dan menguji dua skema warna berbeda, yang menambah waktu dan effort development.

Belum tentu relevan buat semua jenis bisnis. Website informasional sederhana (seperti company profile) mungkin nggak terlalu membutuhkan fitur ini dibanding aplikasi yang penggunaannya lebih intens dan lama.

Kontras dan keterbacaan harus tetap diperhatikan. Dark mode yang didesain asal-asalan bisa menyebabkan masalah keterbacaan baru, misalnya kontras yang kurang tepat antara teks dan background gelap.

Kapan Dark Mode Worth Dipertimbangkan

Dark mode lebih relevan buat website atau aplikasi yang penggunaannya cenderung lama dan intens (misalnya dashboard, tools produktivitas, atau platform yang sering diakses malam hari). Buat website bisnis sederhana seperti company profile atau landing page, dark mode sering kali bukan prioritas utama dibanding elemen lain yang lebih berdampak langsung ke konversi.

Bukan Berarti Nggak Boleh, Tapi Pertimbangkan Prioritas

Dark mode bukan fitur yang salah untuk ditambahkan, tapi sebaiknya jangan jadi prioritas utama kalau ada elemen lain yang lebih krusial buat website bisnis kamu — misalnya kecepatan loading, kejelasan CTA, atau optimasi mobile. Kalau resource development terbatas, fokus dulu ke fondasi yang lebih berdampak langsung.

Fitur Perlu Dinilai Berdasarkan Kebutuhan, Bukan Sekadar Tren

Sama seperti fitur-fitur lain, dark mode sebaiknya dipertimbangkan berdasarkan apakah beneran menambah value buat pengunjung dan bisnis kamu, bukan cuma karena banyak website lain punya fitur ini.

Mau diskusi soal fitur mana yang sebaiknya diprioritaskan buat website bisnis kamu?

Konsultasi Gratis via WhatsApp